Pages

Labels

Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 22 Desember 2012

Produk Konsumer hasil Cetak 3D



Salah satu sisi menarik dari 3D printing ini adalah kemampuan seseorang dalam membuat suatu produk dengan meniru atau reverse enginering produk lain. "Kopi Paste" produk bisa menjadi masalah baru bagi penegak hukum.

Diawali dengan proses scanning model, menyimpannya sebagai file digital, dan kemudian mereproduksinya bisa dilakukan dengan cepat. Ingin lebih cepat? Di internet  terdapat file digital siap pakai untuk memproduksi senjata! Ketika siapa saja bisa membuat senjata tiruan siap pakai seperti ini, ketika itulah aturan hukum mengenai kendali senjata oleh penegak hukum menjadi tidak berguna.

Namun sisi gelap teknologi memang akan selalu ada. Anda tentu masih segar untuk mengingat printer kelas foto yang dipergunakan untuk mencetak uang palsu. Tetapi sisi terangnya tidak akan kalah menarik.

Gambar Ilustrasi di sebelah kiri ini membuka mata kita mengenai kemungkinan terjadinya pola baru produksi barang-barang konsumer. Tidak perlu dibuat di pabrik, produsen cukup menjual desain, orang bisa mencetak sendiri :). Akibatnya? Karena produk tidak perlu dikirim secara fisik, maka biaya kirim tidak ada, Karena itu akan terjadi penghematan.

Orang bisa berbagi file digital produk mereka yang mengakibatkan bab baru hukum hak cipta harus dibuat beberapa tahun lagi. Namun saat ini printer 3D ini masih menjadi rahasia dagang pabrikan besar. Belum akan menjadi fenomena konsumer secara umum. (Namun jika anda aktif mengikuti kickstarter, sudah mulai ada perintisnya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar